Jumat, 22 Juni 2018 |
»Selamat Datang Di Website Resmi KPU Kota Serang »SUKSESKAN PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SERANG TAHUN 2018

MENU UTAMA

Galeri Foto

  • SUB BAGIAN PROGRAM DAN ANGGARAN
  • Rapat Internal Mingguan KPU Kota Serang
  • Penyerahan Vermin Perbaikan Berkas Bapaslon Agus Irawan dan Samsul Bahri
  • Sosialisasi Pemilih Pemula di SMA Negeri 4 Kota Serang
  • Rapat Kerja Pencermatan Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi DPRD Kota Serang Pada Pemilu 2019
  • Sosialisasi Partisipasi Masyarakat Pada UPT Pendidikan Walantaka Dalam Pilkada Kota Serang Tahun 2018
  • Sosialisasi Pemilih Pemula Ke MAN 1 Kota Serang
  • Sosialisasi Pilkada Kota Serang bersama PMI Kota Serang
  • Sosialisasi Pemilih Pemula Ke SMA Negeri 7 Kota Serang
  • Sosialisasi Pemilih Pemula Ke SMK Negeri 4 Kota Serang

PRODUK HUKUM

Berita

KPU Siapkan Sengketa Pemilihan

Selasa, 20 Februari 2018 16:45:00 wib Dibaca: 73 Pengunjung

SERANG – KPU Kota Serang bersiap diri menghadapi proses sengketa pemilihan yang diajukan bapaslon perseorangan Agus Irawan Hasbullah-Samsul Bahri di Panwaslu Kota Serang. Selasa 20 Februari 2018, KPU menggelar rapat kerja fasilitasi penanganan sengketa pemilihan bersama seluruh PPK dan perwakilan Kejari Serang. Rapat membahas persiapan KPU manakala terjadi musyarawah penyelesaian sengketa (MPS).

Saat rapat, PPK memverifikasi ulang seluruh dokumen yang berkaitan dengan pencalonan perseorangan, seperti Model B1-KWK, BA.5-KWK, lampiran BA.5-KWK, dan BA.6-KWK, serta alat kerja selama verifikasi faktual (verfak).

“Rapat ini adalah bentuk kesiapan KPU menghadapi rencana MPS yang akan digelar di Panwaslu. Kami rapihkan ulang seluruh dokumen dan menyusunnya kembali. Kami juga petakan siapa saja saksi yang bakal kami hadirkan nanti di persidangan MPS,” kata Divisi Teknis KPU Kota Serang Fierly MM.

Dijelaskan, sesuai ketentuan, MPS berlangsung selama 12 hari sejak perkara mendapat nomor registrasi dari Panwaslu. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Panwaslu, kata Fierly, materi gugatan yang dilayangkan Agus-Samsul di antaranya berkaitan soal verifikasi administrasi dukungan perbaikan.

“Setelah penguatan di internal selesai, besok (Rabu 21 Februari 2018) kami akan segera menggelar breafing degan pihak Kejari Serang sebagai jaksa pengacara negara (JPN) yang akan mendampingi kami selama persidangan,” katanya.    

Di tempat yang sama, Anggota PPK Walantaka Ria Apriani menjelaskan, pihaknya siap mempertanggungjawabkan seluruh produk hukum yang dihasilkan PPS dan PPK selama tahapan pencalonan perseorangan.

“Selama verfak kami menaati prosedur, semua pendukung didatangi tanpa terkecuali. Kalau saat ditemui tidak ada, maka kategorinya belum memenuhi syarat (BMS). Pendukung yang BMS itu aturannya harus dihadirkan LO ke PPS. Faktanya hingga berakhir verfak, tidak ada pengumpulan pendukung BMS. Karena itu yang tadinya BMS jadi tidak memenuhi syarat (TMS). Saat vermin kami didampingi secara ketat oleh LO dan teman Panwascam. Saat rapat pleno rekapitulasi, timses tidak menyampaikan keberatan apapun,” kata Ria. ()    

LAINNYA

Top