Sabtu, 16 Desember 2017 |
»Selamat Datang Di Website Resmi KPU Kota Serang »SUKSESKAN PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SERANG TAHUN 2018

MENU UTAMA

Galeri Foto

  • Komisioner KPU Kota Serang
  • Penyerahan BA hasil Verifikasi Bakal Pasangan Calon Perseorangan dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Serang Tahun 2018
  • Launching Pilkada Kota Serang 2018
  • RAPAT KERJA PERSIAPAN TAHAPAN PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SERANG TAHUN 2018
  • Logo kang Damlih
  • Logo KPU Kota Serang
  • Pembekalan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pilkada Kota Serang 2018
  • Pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pada Pilkada Kota Serang 2018
  • Wawancara calon PPK Pilkada Kota Serang 2018
  • Workshop Tahapan dan Penyusunan Anggaran pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Serang 2018

PRODUK HUKUM

Berita - Pengumuman

KPU Surati 5.270 Pemilih

Minggu, 20 November 2016 12:08:06 wib Dibaca: 103 Pengunjung
Sekretaris Disdukcapil Kota Serang Hudori (kiri) menandatangani Berita Acara penanganan pemilih non KTP El, Sabtu 19 November 2016.

SERANG - Sebanyak 5.270 pemilih dikirimi surat oleh KPU Kota Serang, 20 November 2016. Mereka terdiri dari 5.194 pemilih yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik namun datanya ada di data base kependudukan, dan 76 pemilih yang namanya sama sekali tidak ada pada data base kependudukan Kota Serang.
"Sesuai SE 556 KPU RI, kami menyurati pemilih itu agar mereka segera membuat KTP Elektronik dan atau Surat Keterangan (Suket) dari Disdukcapil, dan melaporkannya ke PPS paling lambat 27 November. Jika sampai dengan penetapan DPT, mereka tidak mengurus KTP El atau Suket, maka kita coret dari DPT," kata
Pengarah Pokja Mutarlih KPU Kota Serang Fierly MM, Sabtu 19 November 2016. Fierly ditemui usai penandatanganan Berita Acara penanganan pemilih non KTP El antara KPU dengan Disdukcapil Kota Serang.
Dijelaskan, dari 14.292 pemilih non KTP El, Disdukcapil baru melakukan verifikasi terhadap 4 kecamatan, minus Walantaka dan Kasemen. Jumlahnya, 4.005 pemilih sudah melakukan perekaman, 5.194 pemilih belum melakukan perekaman, 76 pemilih tidak ada dalam data base, dan 64 pemilih sudah berKTP El luar Kota Serang.
"Surat dari KPU itu semacam pemberitahuan sekaligus sosialisasi. Pemilih harus memiliki KTP El atau Suket sebagai syarat dia bisa memilih pada Pilgub mendatang. Harapan kami setelah mendapat surat itu, pemilih tergugah dan segera mengurus identitas kependudukannya," kata Fierly.
KPU berharap Disdukcapil segera menyelesaikan verifikasi terhadap pemilih di Kecamatan Walantaka dan Kasemen paling lambat tanggal 23 November.
Sekretaris Disdukcapil Kota Serang Hudori menuturkan, ada perbedaan data antara hasil coklit KPU sebanyak 14.292 pemilih non KTP El dengan data yang ada pada pihaknya. "Di data kami hingga akhir Oktober, ada sekitar 43 ribu wajib KTP yang belum melakukan perekaman. Sementara versi KPU hanya sekitar 14 ribuan. Nanti akan kami telusuri perbedaan data ini. Yang jelas, hingga awal November ini kami sudah menerbitkan 11 ribu Suket. Itu Suket yang diajukan orang per orang. Sumbernya bukan dari data usulan KPU," kata Hudori.
Disdukcapil, kata Hudori, berkomitmen untuk mengeluarkan Suket bahkan hingga H-1 pencoblosan. "Sesuai pemahaman kami dengan KPU, bahwa semaksimal mungkin kami akan layani pemilih membuat Suket agar dia bisa menyalurkan haknya nanti di TPS. Jadi kalau masih ada warga yang membuat Suket pada 14 Februari, kita akan tetap layani," kata Hudori.
Penandatanganan Berita Acara disaksikan oleh Ketua Panwaslu Kota Serang Rudi Hartono, dan tim sukses pasangan calon. Baik timses nomor 1 maupun 2, berjanji akan membantu Disdukcapil mengidentifikasi pemilih non KTP El. Mereka kini sedang mengkaji DPS dan hasilnya akan segera diserahkan kepada KPU pekan ini. (***)

 

LAINNYA

Top