Kamis, 18 Januari 2018 |
»Selamat Datang Di Website Resmi KPU Kota Serang »SUKSESKAN PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SERANG TAHUN 2018

MENU UTAMA

Galeri Foto

  • Penyerahan hasil penelitian Berkas Calon dan Pencalonan pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Serang 2018
  • Penyerahan hasil pemeriksaan kesehatan kepada Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Serang Tahun 2018
  • Finalisasi Pemeriksaan Persyaratan Bakal Calon Bersama Ketua Panwaslu Kota Serang
  • Sosialisasi Pemilih Pemula ke SMA Negeri 4 Kota Serang
  • Penyerahan Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon oleh Pemeriksa Kesehatan Kepada KPU Kota Serang
  • Tes Psikologi Bapaslon Pada Pemilihan Walikota dan Walikota Serang Tahun 2018
  • Sosialisasi Segmen Pemilih Pemula di SMAN 2 Kota Serang
  • Sosialisasi Segmen Pemilih Pemula di SMK Negeri 1 Kota Serang
  • Pemeriksaan Kesehatan Dua Bapaslon
  • Bakal pasangan calon Agus Irawan dan Samsul Bahri datang ke Kantor KPU Kota Serang untuk mendaftar sebagai Pasangan Calon

PRODUK HUKUM

Berita

Maskot & Jingle Mulai Diseleksi

Rabu, 06 September 2017 13:55:53 wib Dibaca: 112 Pengunjung

SERANG - KPU Kota Serang mulai melakukan seleksi atas sayembara maskot dan jingle Pilkada Kota Serang 2018. Bertempat di Rumah Pintar Pemilu, Dewan Juri yang terdiri dari 10 orang mulai memeriksa materi yang disampaikan peserta. Ada 15 maskot yang mendaftar, dan 5 jingle. Sayembara sudah dibuka 5 Agustus hingga 4 September. 
Dewan Juri untuk maskot adalah Agus Supadmo, Ali Faisal, Mufti Ali, Mahdiduri, dan Purwo Saparina. Sementara Dewan Juri untuk jingle adalah Fierly MM, Akhmad Syarifudin, Deni Arif Hidayat, Heru Kusumahadi, dan Dedi Rusnandi.
"Baik maskot ataupun jingle harus menyampaikan pesan kepada pemilih. Itulah tugas Dewan Juri. Maskot dan jingle ini nantinya jadi icon selama sosialisasi," kata Anggota KPU Banten Agus Supadmo.
Anggota KPU Kota Serang Ali Faisal menyatakan, Dewan Juri berasal dari ragam kalangan yang paham soal kebudayaan, sejarah, musik, dan kesenian. KPU, kata Ali, akan menetapkan pemenang maskot dan jingle pada 10 September 2017, setelah Dewan Juri selesai melakukan seleksi. 
"Pendaftar maskot dan jingle ini cukup beragam. Bahkan ada yang dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Nanti siapapun pemenangnya keputusan Dewan Juri lah yang mengikat. Hasilnya akan kami tampilkan dalam sebuah acara launching dengan gebyar yang meriah," kata Ali.
Salah seorang Dewan Juri Deni Arif Hidayat menuturkan, pihaknya akan melakukan banyak pertimbangan sebelum mengambil keputusan. "Kami akan perhatikan pilihan kata, menimbang nilai lokal, serta selera masyarakat. Ini penting agar hasil yang kami putuskan bisa diterima semua pihak dan tidak menimbulkan permasalahan. Termasuk nanti akan kami kaji aspek orisinalitas dari maskot dan jingle itu. Jangan-jangan nanti sudah jadi hak cipta orang lain," kata Deni. (*)

Top