Rabu, 19 September 2018 |
»Selamat Datang Di Website Resmi KPU Kota Serang »SUKSESKAN PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SERANG TAHUN 2018

MENU UTAMA

Galeri Foto

  • SUB BAGIAN PROGRAM DAN ANGGARAN
  • Rapat Internal Mingguan KPU Kota Serang
  • Penyerahan Vermin Perbaikan Berkas Bapaslon Agus Irawan dan Samsul Bahri
  • Sosialisasi Pemilih Pemula di SMA Negeri 4 Kota Serang
  • Rapat Kerja Pencermatan Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi DPRD Kota Serang Pada Pemilu 2019
  • Sosialisasi Partisipasi Masyarakat Pada UPT Pendidikan Walantaka Dalam Pilkada Kota Serang Tahun 2018
  • Sosialisasi Pemilih Pemula Ke MAN 1 Kota Serang
  • Sosialisasi Pilkada Kota Serang bersama PMI Kota Serang
  • Sosialisasi Pemilih Pemula Ke SMA Negeri 7 Kota Serang
  • Sosialisasi Pemilih Pemula Ke SMK Negeri 4 Kota Serang

PRODUK HUKUM

Berita

Pemilu 2019, Ujian Profesionalisme KPU

Jumat, 09 Maret 2018 19:44:23 wib Dibaca: 174 Pengunjung

SERANG -  Pemilu 2019 diyakini bakal menjadi pemilu dengan kompleksitas yang tinggi dibanding pemilu-pemilu sebelumnya. Karena itu Pemilu 2019 dipercaya akan menjadi ujian sesungguhnya bagi profesionalitas kinerja KPU berikut badan ad hocnya. Terlebih bagi daerah yang tahun ini sedang menggelar pilkada. Tahapan yang berhimpitan antara pemilu dan pilkada perlu dihadapi dengan soliditas dan disiplin yang tinggi.

Demikian disampaikan Anggota KPU Provinsi Banten Enan Nadia saat menyampaikan pembekalan kepada anggota PPK dan PPS Pemilu 2019 se-Kota Serang, di Hotel Puri Kayana, Kota Serang, Jumat 9 Maret 2018. Sebelumnya 18 orang anggota PPK, dan 198 anggota PPS se-Kota Serang telah dilantik dan diambil sumpahnya.

“Sedari sekarang kami minta PPK dan PPS menguasai materi yang terkandung dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu 2019. Dalam UU nomor 7 disebutkan, anggota PPK berjumlah 3 orang. Bukan lagi 5 orang seperti PPK pada pilkada. Tentu ini butuh penyesuaian berarti di internal kita. Sebegai pelaksana undang-undang, tentu kita tinggal melaksanakan saja aturan itu. Miskipun jika dihitung beban kerja, kami berharap jumlah anggota PPK bisa dikembalikan menjadi 5 orang. Pemilu ini kali pertama bangsa Indonesia akan menjalani pemilu serentak, antara pemilu legislatif dan pemilu presiden dilaksanakan pada jam dan hari yang sama, Rabu 17 April 2019. Jadi nanti petugas KPPS kita akan menyiapkan 5 surat suara. Yakni surat suara DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD RI, dan surat suara pilpres. Setelah dicoblos oleh pemilih, langsung dihitung. Butuh konsentrasi tinggi KPPS. Sebelum itu juga akan tergambar bagaimana dinamika kampanye pemilu. Pasti akan meriah dan penuh masalah. Karena itu siapkan mental sedari sekarang,” kata Enan.

Anggota KPU Kota Serang Fierly MM menuturkan, tugas pertama PPK dan PPS pemilu adalah menyiapkan rekrutmen petugas pemutakhiran daftar pemilih (pantarlih) pada tanggal 11 Maret hingga 10 April mendatang. Karena coklit serentak untuk data pemilih pemilu sudah akan dimulai pada 17 April 2018.

“PPK dan PPS pemilu harus segera menguasai alat kerja. Tugas pertama adalah merekrut pantarlih. Satu sisi kita baru saja akan menetapkan DPT pilkada, sekarang sudah harus melakukan coklit untuk pemilu. Evaluasi pelaksanaan coklit pilkada. Pantarlih harus benar-benar memastikan adanya pemilih baru, pemilih dengan status TMS, dan pemilih yang mengalami perubahan data. Di sela coklit, April mendatang, kita sudah harus melakukan verifikasi terhadap berkas dukungan calon anggota DPD RI. Fungsi sosialisasi kepada masyarakat juga sudah harus digencarkan mulai saat ini. Yang terdekat misalkan PPK dan PPS sudah harus menyosialisasikan parpol peserta pemilu yang telah ditetapkan nomor urutnya,” kata Fierly.

Ketua Panwaslu Kota Serang Rudi Hartono dalam sambutannya berpesan kepada PPK dan PPS untuk senantiasa membangun dialog yang konstruktif dengan Panwascam dan PPL. Sebagai sesama penyelenggara pemilu, soliditas antara PPK dan Panwascam, serta PPS dengan PPL, akan memudahkan mencari solusi manakala ditemukan masalah di lapangan.

“Kita harus menutup ruang sekecil apapun bagi terjadinya penyimpangan. Agar tidak ada serangan terhadap penyelenggara pemilu hanya karena permasalahan yang sebetulnya sederhana. Pengalaman pilkada ini harus dijadikan referensi utama. Pilkada saja dengan kontestan kurang dari lima, kita sudah harus ekstra mengawasi. Apalagi dengan 15 parpol nanti untuk pemilu, ditambah timses capres/cawapres. Jadi mulai ditradisikan membangun persepsi yang sama utamanya terkait sebuah aturan dengan Panwascam dan PPL,” kata Rudi. 

Acara pelantikan dan pembekalan PPK dan PPS dihadiri oleh Wakil Walikota Serang Sulhi, Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin, Dandim 0602 Serang Letkol Harry Praptomo, perwakilan Kemenag Kota Serang, serta para camat. (anz)

Top