Rabu, 19 September 2018 |
»Selamat Datang Di Website Resmi KPU Kota Serang »SUKSESKAN PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SERANG TAHUN 2018

MENU UTAMA

Galeri Foto

  • SUB BAGIAN PROGRAM DAN ANGGARAN
  • Rapat Internal Mingguan KPU Kota Serang
  • Penyerahan Vermin Perbaikan Berkas Bapaslon Agus Irawan dan Samsul Bahri
  • Sosialisasi Pemilih Pemula di SMA Negeri 4 Kota Serang
  • Rapat Kerja Pencermatan Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi DPRD Kota Serang Pada Pemilu 2019
  • Sosialisasi Partisipasi Masyarakat Pada UPT Pendidikan Walantaka Dalam Pilkada Kota Serang Tahun 2018
  • Sosialisasi Pemilih Pemula Ke MAN 1 Kota Serang
  • Sosialisasi Pilkada Kota Serang bersama PMI Kota Serang
  • Sosialisasi Pemilih Pemula Ke SMA Negeri 7 Kota Serang
  • Sosialisasi Pemilih Pemula Ke SMK Negeri 4 Kota Serang

PRODUK HUKUM

Berita

Permohonan Agus-Samsul Ditolak

Sabtu, 03 Maret 2018 13:48:34 wib Dibaca: 57 Pengunjung

SERANG – Majelis musyawarah penyelesaian sengketa pemilihan menolak seluruhnya permohonan yang diajukan bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan Agus Irawan Hasbullah-Samsul Bahri. Demikian kesimpulan putusan sidang yang dibacakan oleh Ketua Panwaslu Kota Serang Rudi Hartono, pada sidang pembacaan putusan, di kantor Bawaslu Provinsi Banten, Sabtu 3 Maret 2018.

“Mempertimbangkan seluruh dalil permohonan pemohon (Agus-Samsul –red) dan jawaban dari termohon (KPU Kota Serang –red), serta barang bukti dan saksi yang diajukan pemohon dan termohon, majelis musyawarah memutuskan menolak seluruhnya permohonan yang diajukan oleh pemohon. Kepada para pihak yang tidak puas atas putusan ini dipersilahkan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara. Demikian putusan ini diputuskan oleh pimpinan Panwaslu Kota Serang, Rudi Hartono, Faridi, dan Mamun Murod, serta dibacakan di muka persidangan di hadapan pemohon dan termohon pada tanggal 3 Maret 2018,” kata Rudi Hartono, sambil mengetok palu tiga kali tanda berakhirnya persidangan.

Dalam pertimbangannya, majelis musyawarah menuturkan, bahwa gugatan pemohon tentang status pendukung mereka yang belum memenuhi syarat (BMS) pada penyerahan dukungan awal bulan Desember 2017 lalu, sudah diperlakukan dengan benar oleh pihak termohon. Selanjutnya mengenai proses verifikasi administrasi dukungan perbaikan, majelis musyawarah menilai pihak termohon sudah mengikuti prosedur dalam mencoret dukungan yang berstatus ganda, baik ganda internal maupun eksternal.  

Usai sidang, Divisi Teknis KPU Kota Serang Fierly Murdlyat Mabrurri menjelaskan, pihaknya menerima seutuhnya keputusan pimpinan musyawarah. Fierly meyakini, pimpinan musyawarah sudah mengkaji dan mengulas segala regulasi yang berhubungan dengan tata kelola pencalonan pilkada. Utamanya peraturan KPU nomor 3 dan 15 tahun 2017.

“Kami ucapkan apresiasi tulus kepada pimpinan Panwaslu Kota Serang. Dan yang utama adalah kepada keluarga besar PPK dan PPS kami se-Kota Serang. Mereka adalah pelaku utama proses verifikasi penghitungan, verifikasi administrasi, dan verifikasi faktual, dukungan calon perseorangan. Mereka sangat profesional dan disiplin. Apapun sikap dari pemohon atas putusan ini tentu kami siap untuk menghadapinya,” kata Fierly.

Hadir saat sidang pembacaan putusan, komisioner KPU Provinsi Banten Enan Nadia dan Syaeful Bahri, serta jajaran Sekretariat KPU Kota Serang. Usai sidang, Kasubag Hukum KPU Kota Serang menerima salinan hardcopy putusan setebal 54 halaman dari Sekretaris Panwaslu Kota Serang Sabroni. Pemohon hadir diwakili kuasa hukumnya Iwan Ridwan Empon Wikarta dan Cecep Azhar.

Diketahui, sidang permohonan sengketa pemilihan sudah berlangsung sebanyak empat kali sejak dimulai 23 Februari 2018. Pihak pemohon dan termohon sama-sama mengajukan 6 orang saksi serta barang bukti yang dibuat menjadi 7 jilid. Pemohon dan termohon tidak mencapai kata mufakat sehingga putusan harus diambil oleh pimpinan musyawarah. Agus Irawan-Samsul Bahri adalah bapaslon perseorangan yang pencalonannya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU Kota Serang. (fmm)

Top